Archive for December 21st, 2006
Peri dan Hutan Berkabut
Di sebuah desa hiduplah seorang anak perempuan yang lugu. Sheila namanya. Ia senang sekali bermain di tepi hutan. Ibunya selalu mengingatkannya agar tak terlalu jauh masuk ke hutan. Penduduk desa itu percaya, orang yang terlalu jauh masuk ke hutan, tak akan pernah kembali. Bagian dalam hutan itu diselubungi kabut tebal. Tak seorang pun dapat menemukan jalan pulang jika sudah tersesat. Sheila selalu mengingat pesan ibunya. Namun ia juga penasaran ingin mengetahui daerah berkabut itu. (more…)
1 comment December 21, 2006
N@m4ku ToKek
Namaku Tokek. Bentuk tubuhku mirip dengan cicak, hanya sedikit lebih besar. Aku tinggal di atap rumah keluarga Pak Rahmat. Keluarga ini miskin, namun hidupnya tentram dan bahagia.
Pak Rahmat mempunyai dua anak, Budi dan Uci. Mereka senang sekali memakai suaraku untuk bersendagurau. Caranya begini, setiap aku berbunyi, “Tokek…” Budi mengangkat telunjuk sambil berkata, “Aku”. Kemudian pada bunyi yang kedua, “Tokek…” ganti Uci yang mengangkat telunjuk dan berkata, “Aku.” Begitu seterunya sampai aku tidak bersuara. Nah, anak yang mengangkat telunjuk pada bunyiku yang terakhir, dialah yang (more…)
5 comments December 21, 2006
Anak Rajin dan Pohon Pengetahuan

Pada suatu waktu, hiduplah seorang anak yang rajin belajar. Mogu namanya. Usianya 7 tahun. Sehari-hari ia berladang. Juga mencari kayu bakar di hutan. Hidupnya sebatang kara. Mogu amat rajin membaca. Semua buku habis dilahapnya. Ia rindu akan pengetahuan. Suatu hari ia tersesat di (more…)
Add comment December 21, 2006

























