Pendiri
Pendiri dan Pemilik Liana Indonesia
“Sylvie” Silfi Iriyani lahir di Palembang pada 15 Desember, 28 tahun lalu. Bersekolah di Palembang sejak pendidikan dasar hingga meraih Master bidang Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan di Perguruan Tinggi Negeri di Sumatera Selatan. Sylvie, menamatkan S1 dalam waktu 3,8 tahun, sebagian besar biaya kuliah yang ia dapatkan bersumber dari beasiswa prestasi. Pada tahun 1998 Ia memperoleh medali perak untuk kejuaraan menembak di Sumatera Selatan untuk kelas Air ripple Match Puteri. Hingga tahun 2001, ia menjadi atlet binaan di perguruan menembak Rajawali dan melakukan latihan dibawah pengawasan Perbakin Sumatera Selatan.
Lingkungan Kampus
Pada Oktober 2003 ia menjadi asisten dosen untuk ilmu tanah dan biologi ekologi satwa liar di salah satu perguruan tinggi swasta di Sum-Sel. Dan menjadi dosen luar biasa sejak Tahun 2005 hingga sekarang pada universitas yang sama. Selain itu ia adalah motor sekaligus motivator penggerak pergerakan mahasiswa. Ia merancang dan mendisain beberapa kegiatan bagi mahasiswa. Pada akhir tahun 2005-2008 ia diangkat menjadi asisten peneliti oleh Profesor Ahli bidang kajian Socio-economic and Natural resources di Perguruan Tinggi Negeri di Sumatera Selatan. Tugas utamanya adalah membantu kegiatan penelitian (pengumpulan dan pengolahan data). Ia juga ikut dalam kegiatan penelitian ilmiah dengan topik kajian sosial ekonomi masyarakat di lahan gambut di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan. Ia juga terlibat dalam penelitian ilmiah dengan ACIAR sejak tahun 2005. dalam pertemuan pertemuan ilmiah dengan pihak luar negeri, ia adalah translator yang unggul. Kepiawaian berbahasa asing itu ia tampilkan juga melalui beberapa penterjemahan buku, laporan, film, warta dan bulletin.
Lingkungan Luar Kampus
Ia mulai bergabung dengan dunia NGO sejak tahun 2004, di Wetlands International khususnya pada proyek pengelolaan lahan basah tepadu berbak sembilang sebagai seorang relawan (volunteer). Pada akhir tahun 2004 ia terlibat dalam kegiatan penelitian Gender yang dilakukan oleh Pusat Studi Wanita UNSRI dengan SSFFMP-EU. Kemudian pada 2005-2007 bertindak sebagai koordinator Forum Komunikasi Pendidikan Lingkungan Hidup Sumatera Selatan. Seiring dengan itu, ia juga terlibat dalam kelompok kelompok perempuan terkait program pembangunan dan lebih banyak meluangkan waktu untuk kegiatan pelatihan dan penyuluhan lingkungan untuk ibu rumah tangga dan remaja puteri. Ia juga melakukan kegiatan pendidikan lingkungan, fasilitasi, pelatihan, penelitian, pendampingan dan kegiatan berbasis lingkungan lainnya. Selain itu ia juga aktif memberikan kuliah umum, pembicara dan moderator dalam pertemuan ilmiah di luar kampus maupun didalam kampus.
Kini, ia sedang menjalankan program pendidikan lingkungan di wilayah sumatera utara dengan topik penyelamatan orangutan dan harimau di DAS Batang Toru Sumatera Utara.
Ditulis oleh
Hary Nurmansyah, S.Hut
Liana Indonesia
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed