Inget Ketupat Kita Kemarin…

membuat ketupat 

Meski Lebaran dan Bulan Suci Tlah usai, namun kenangan membuat ketupat bersama di halaman sebuah mesjid tak urung mengurai senyum.

Kala itu, sebatang kelapa di simpang jalan ditebang oleh pemiliknya, kebetulan kami sedang bersantai di halaman mesjid sehabis subuh, hari minggu itu dipecah oleh teriak dan pekik gembira menyambut jatuhnya pohon kelapa, dan aksi tarik menarik daun kelapa terjadi secara spontan.

Meski begitu,  kami tetap mengambil daun kelapa sesuai yang diijinkan pemiliknya, kami pun bersama seorang ibu yang juga tetangga kami sama sama membuat ketupat.  Kalo mau jujur sich jumlahnya ga akan cukup buat kami semua, tapi kami sudah sangat bangga dengan bisa membuat 3 buah ketupat saja.  Tiga buah ketupat berukuran sedang menjadi oleh-oleh kerumah kami masing-masing waktu itu, dan aku bisa melihat raut muka Liana Kids yang bersemu bangga karena hari itu bisa membuat ketupat.

Sering salah, dan serakan daun kelapa mengotori pelataran beranda halaman samping mesjid, tapi dengan penuh semangat akhirnya membuat ketupat jadi kegiatan yang asyik dan membanggakan.  Meski hanya membuat ketupat, tapi ada damai diantara gelak tawa dan celoteh riang anak-anak.

Ahhhhh, senangnya.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s