Suka Mie… tapi…

 

Mie…? Kamu pasti udah kenal…!

Siapa sich yang nggak kenal dengan Mie?, makanan yang digemari karena rasanya yang sedap, mudah didapat, murah dan praktis lagi. Kali ini kita akan sedikit berbicara mengenai makanan bernama Mie ini. Tentunya setelah mengetahui apa dan bagamimana sich Mie itu, kita jadi tahu dan dapat memilih apa yang terbaik untuk tubuh kita.

Mie adalah jenis makanan yang terbuat berbahan dasar tepung terigu. Dibuat dan dikembangkan pertama kali di Cina. Mie kemudian merambah daratan eropa diperkenalkan oleh Marcopolo, negara Italia menjadi negara pertama yang disinggahi.
Seiring dengan perkembangan, kemudian mie juga masuk ke Indonesia. Di Indonesia dikenal empat jenis mie yang beredar, yaitu : Mie instant, mie kering, mie basah dan Mie mentah. Sekarang, di Indonesia makanan berupa Mie meningkat terus menerus loch…, dan kita bisa menjumpai aneka makanan berupa mie dimana mana, mulai dari sekolahan, pinggiran jalan, warung –warung kecil, pusat belanja makanan, supermarket, mini market. Dari dusun kecil sampe ke kota metropolitan sekaipun, mie ada dimana mana.

Kamu juga suka makan Mie kaaaaannnn?

Di Indonesia, mie sangat digemari, dari orang dewasa sampe anak-anak. Mie biasa dimakan sebagai pengganti nasi. Rasanya yang kenyal dan sedap, harga yang terjangkau dan ditambah dengan pelengkap lainnya seperti daging kering, sayur, sosis, baso, dan bumbu sedap lainnya, makin menjadikan Mie sebagai pilihan dikalangan banyak orang.
Satu bungkus Mie instan misalnya, rata-rata beratnya dari 75 gram-100 gram bisa dijadikan menu sarapan loch..! kita tinggal menamba porsi satu bungkus lagi untuk makan siang.

Hmmmm, praktis dan murah kan? Apalagi sekarang Mie bisa di kombinasikan dengan berbagai vitamin dan mineral untuk memperkaya nilai gizi nya, wajar aja kalo Mie semakin di gemari. Kaum ibu sudah banyak mempercayakan mie sebagai pengganti nasi dan roti sebagai sarapan untuk anaknya di pagi hari.

Nah.. yang paling khas pula dari mie, mudah didapat dan ga usah susah mencarinya, kalau penjual mie biasanya menggunakan mangkok yang di ketuk dengan sendok menghasilkan bunyi yang khas.. ting….ting…ting…, nach kalo sedang belajar kelompok, kemudian perut terasa lapar, tukang mie bisa diandalkan untuk menyajikan pengganjal perut berupa Mie Bakso, Mie ayam, ato Mie kuah…. hmmmmm enaaak. 

Mie enak banget, ….tapi…,

Taukah kamu kalau Mie ternyata rentan terhadap bahan pengawet kimia loch…! Formalin, borak dan pengawet lainnya bisa masuk ke tubuh kita tanpa kita ketahui. Karena untuk mengetahui adanya formalin dan borak perlu dilakukan tes laboratorium, ribeeettt kaaann?. Mengapa bisa ada formalin dan boraks sich? Karena pembuat dan penjual mie menganggap dengan memakai formalin dan borak daya tahan mie jadi lebih lama, bentuk mie lebih menarik, tidak pecah dan mengembang terlau besar, dan murah.

Kenapa sich mesti pusing dengan adanya formalin dan Boraks?… Ichhh, kalo tahu bahaya formalin dan boraks, kita mesti hati-hati loch memilih makanan. Formalin dan Borak mempengaruhi kesehatan, banyak penyakit yang bisa ditimbulkannya. Mie basah contohnya, kandungan air pada mie basah memang lebih tinggi dari mie kering, api tetap aja berbahaya.

Mie basah yang disimpan dalam suhu kamar 40 derajat bisa menumbuhkan kapang. Kandungan ormalin dan boraks bisa menimbulkan keracunan dan kematian. Nah kao sudah memakan mie yang mengandung formalin dan borak, akan timbul gejala gejala sakit perut yang disertai muntah-muntah, mencret berdarah, defresi gangguan saraf dan gangguan peredaran darah. Bahkan kandungan boraks yang dikonsumsi terus menerus juga bisa menyebabkan kencing berdarah, kejang-kejang, muntah darah dan bisamenyebabkan kematian dalam waktu 3 jam saja!. Wuaaahhh, bahaya sekali kan?

Eit.. ini jangka pendek nya aja loch, jangka panjangnya bahan penyedap dan kandungan pengawet pada mie juga mampu menyuburkan penyakit kangker dan tumor, iiiichhhh… mengerikan yach. Kalo dikonsumsi oleh anak-anak, dosis 5 gram borak atau formalin saja bisa menimbulkan kematian, dan pada orang dewasa, dosis 10-20 gram menyebabkan kematian. Iiiichhh syereeeemmmm, jadi berhati-hatilah dengan mie atau jika memang peduli dengan kesehatan, berhentilah mengkonsumsi mie. Kalo mau aman, bikin Mie sendiri juga kreatif dan menyenangkan loch…!

Saat ini, untuk mengetahui mie dengan formalin dan berpengawet hanya bisa dengan tes yang disebut uji formalin dan uji boraks di laboratorium, jadi tindakan melindungi diri hanya ada ditangan kita!

Ayoooo menjadi konsumen yang teliti biar tetap hidup sehat.

Topik diskusi : Mie dan bahaya bahan pengawet didalamnya.

Tujuan : Anak-anak Tahu bahaya formalin dan boraks

Waktu : 1 jam saja ( bahasan dan obrolan)

Media belajar : Poster ”makanan sehat”, Tabel kandungan gizi Mie Instant,
Gambar orang dalam proses memakan mie, muntah, masuk rumah sakit, meninggal.

2 thoughts on “Suka Mie… tapi…

  1. ossy says:

    saya sangat tertarik sekali dengan ulasan disini.

  2. galz says:

    ak suka mie sedaap dan indomie……..hmmmmm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s